Kepada Bapak Eryanto yang baik,
Pertama tama saya ucapkan terima kasih kepada Bapak atas balasan yang
berarti.
Menjawab pertanyaan yang pertama, saya belum memilih suatu aliran silat,
tetapi aliran Cimande dan Cikalong sudah menarikan perhatian saya Pak!
Dengan begitu saya ingin bertanya apakah aliran2 tsb itu dianggap sebagai
yang terbuka atau tertutup? Maaf kalau saya salah, tetapi setahu saya kedua
aliran ini dianggap sebagai silat asli dari Jawa Barat, apakah itu benar
atau tidak? Jikalau ada yang bisa menerangkan sedikit tentang sifat silat
Cimande dan Cikalong saya sangat berterima kasih. Bapak Eryanto, setahu
Bapak apakah ada Guru silat yang siap terima seorang asing sebagai muridnya
untuk silatnya diperlajari secara intensif?
Saya rasa ini mungkin cukup sekian, terima kasih lebih sebelumnya
Salam dalam persahabatan,
Dari Wade di Darwin
> Pak Wade di Darwin,
>
> Saya bukan seorang ahli dalam dunia persilatan indonesia, tapi saya coba
> berbagi informasi apa yang saya tahu, mungkin teman2 teman lain di forum
> ini yang lebih ahli nanti bisa menambahkan atau mengkoreksi informasi
> saya ini.
>
> Pertama, saya ingin bertanya dulu pada Pak Wade, apakah Pak Wade sudah
> memilih aliran silat apa yang Pak Wade ingin pelajari? Karena seperti
> kita sama-sama paham bahwa aliran silat di Indonesia ada ribuan
> jumlahnya. Kalau Pak Wade sudah memilih, akan membuat diskusi kita akan
> lebih mudah
>
> Sebagaimana terjadi dalam seni beladiri tradisional lainnya, perguruan
> silat secara umum bisa dikelompokkan menjadi dua kelompok. Kelompok
> pertama ialah perguruan silat terbuka. Dalam perguruan silat yang
> sifatnya terbuka siapapun diperbolehkan mendaftar dan menjadi murid
> perguruan tersebut. Perguruan seperti ini biasanya memiliki banyak
> cabang di Indonesia maupun di negara-negara lain. Pada perguruan silat
> seperti ini tidak ada halangan bagi "orang asing" untuk belajar silat
>
> Kelompok kedua ialah perguruan silat tertutup. Dalam perguruan ini
> biasanya sangat kental sifat tradisionalnya. Perguruan silat yang
> tertutup seperti ini biasanya membatasi kriteria orang orang yang boleh
> belajar di perguruan tersebut berdasarkan hubungan darah (keluarga),
> etnis, agama, dll
>
> Supaya tidak terlalu panjang saya sudahi saja dulu, saya sambung kalau
> sudah ada balasan dari Pak Wade
>
> Salam,
> Ery nugroho
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: wjensen [mailto:wjensen@...]
> Sent: Tuesday, July 29, 2003 7:15 PM
> To: silatbogor@yahoogroups.com
> Subject: Re: [silatbogor] Reactive Silat again
>
> Halo Pak Eryanto, Kenalkan dulu Pak yah! Seperti sudah saya katakan
> nama
> saya adalah Wade Jensen, kalau Bapak tidak berkeberatan saya ingin
> bertanya
> sedikit? Pertama tama harus saya akui bahwa saya belum pernah belajar
> Silat, latar belakang bela diri saya berpusat pada Muai Thai, Tinju
> (barat)
> dan dulu Tae Kwon Do. Sudah lama saya tertarik akan Silat tapi
> sayangnya
> perguruan aliran Silat di Negara saya sangat kurang, jadi berarti saya
> belum
> sempat belajar Silat di sini. Oleh karena itu saya rasa ada baiknya
> saya
> cari seorang guru atau sekolah Silat di Indonesia. Yang ingin saya tahu
> Pak
> adalah cara TataKrama mendekati seorang Guru Silat untuk melamakan diri
> menjadi muridnya, ini saya rasa cukup penting apa lagi karena saya
> adalah
> seorang asing.
>
> Terima Kasih lebih sebelumnya,
> Dari Wade di Darwin..
>
>
>
>