Hello mtb-rockers,
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Tolong diceritakan ke anak2 kita dirumah untuk pengetahuan dan kewaspadaan
kita bersama,
karena kita hidup di alam maka seharusnyalah kitapun memelihara dan
mengetahui aturan mainnya...silahkan baca.
Insya'allah ada manfaatnya,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Adalah suatu kenyataan, bahwa gelombang Tsunami tgl 26 Dec lalu membawa
duka bagi kita semua. Kami yg tinggal di Medan juga merasakan efek yg sama
dari hal tsb. Saya mempunyai bb teman dekat yg saat ini belum mendapat
kabar ttg keluarganya yg masih "hilang". Juga tetangga yg kehilangan
seluruh keluarganya di Atjeh. Mungkin di rumah anda bendera ½ tiang hanya 3
hari saja, tp tdk di kawasan kami, bendera ½ tiang saat ini masih tetap
berkibar di kompleks perumahan kami.
Kita berharap peristiwa tsb tdk terulang lagi, sekalipun Uztad Arifin Ilham
mengatakan bahwa Peristiwa Tsunami merup anugerah bagi mrk yg wafat scr
Syuhada (Metro TV, 03 Januari 2005, pkl 20:++ wib).
Paling tdk kita dpt mencermati gejala keanehan alam dan hewan berikut ini:
1. Di pantai
Selalu terpesona melihat keindahan pantai, tp cermatilah, dmn permukaan
pantai yg lebih tinggi atau ada bukitnya. Tekstur pantai yang rata seperti
di Pulau Phi-phi T hailand Selatan memang sangat membahayakan, berbeda
dengan Pulau Sabang Aceh yang berbukit.
Korban di Meulaboh dan Pantai Lhok Nga Aceh terbanyak diduga karena mereka
turun ke tepi laut pd saat permukaan laut surut mendadak hingga bb km kr
"panen ikan". Jika ditemukan hal tsb, berlari lah secepatnya ke arah
daratan yang tinggi, jangan pikirkan harta yg tertinggal, kr harta
merupakan daki dunia.
Hembusan angin yg sangat kencang tp mendadak, disertai bau garam/air laut
yg tajam menandakan sedang tjd proses di tengah laut, bbg kemungkinan
penyebab; Tsunami/Taifun.
Jika anda merasakan gempa di pantai, jgn tunggu apapun lagi, pergi
secepatnya dari tempat itu. Beritahukan orang terdekat.
Jika anda sedang berperahu di tengah laut, dan mendengar ada gempa di
sekitarnya (biasanya orang menggunakan radio di perahu), maka jgn dekatkan
perahu ke daratan, tetap di tengah laut, efek Tsunami dipermukaan laut jauh
dari pantai hanya sekitar 0,3 - 1 meter saja. (National Geographic News, 27
Dec. 2004).
Menjauhlah dari tepi laut jika anda mendengar suara dentuman spt meriam
dari dasar laut atau mendengar suara drum band sangat banyak dg irama yg
sangat cepat) (National Geographic News, 27 Dec. 2004).
2. Di tengah Laut
Hal yg tjd di lautan adl Badai/Taifun/Cyclone. Sebesar apa kapal pun dpt
dipecahkannya, maka jalan terbaik adl pantau terus radio, dan carilah pulau
terdekat. Teluk relative lebih aman u/ melepas jangkar drpd di tepi laut
terbuka. Putar haluan jika anda meilhat awan hitam di tepi khatulistiwa.
3. Di Aliran Sungai
Jika anda ditepi sungai yg sangat jernih, dan melihat bahwa pasir di dasar
sungai bergerak sangat cepat ke arah hilir, maka menjauhlah dari tepi
sungai dan carilah tempat yg tinggi, dipastikan bahwa sedang terjadi air
bah di hulu.
Jika anda melihat awan hitam di arah hulu sungai, sebaiknya urungkan niat
ke sungai tsb, dan coba juga menjauh dari atas jembatan.
Anda menden gar suara riuh-rendah bagaikan dentuman, bantingan dari arah
hulu sungai, menjauhlah dan beritahu setiap org yg anda jumpai (Bohorok,
Langkat, Sumatera Utara 2003)
4. Di Hutan
Tdk ada Tsunami dan air bah di dalam hutan, lalu? Kebakaran adalah bencana
dalam hutan.
Jika anda terkepung api di dlm hutan, maka carilah anak sungai (creek) dan
masuklah ke dlmnya hingga kebakaran berakhir, jika anda keluar dari sungai,
ingatlah suhu udara bisa lebih 100°C di permukaan tanah.
Lebih baik anda berjalan di lahan yg telah terbakar drpd tanah yg belum
terbakar kr permukaan tanah yg terbakar lebih kering dan kemungkinan
terbakar lagi sangat kecil drpd tanah yg belum terbakar (FEMA Bulletin)
Di malam hari pd saat bulan tdk bersinar/bukan purnama, anda melihat kaki
langit sangat terang, maka menjauhlah, pasti tjd kebakaran toh di Indonesia
tdk ada Aurora Australis dan Borealis yg fenomemal itu.
5. Tingkah laku Hewan
Pd saat menjelang datan gnya Banjir Bandang Bahorok (Langkat, Sumatera
Utara 2003) Orang-utan menunjukkan TL yg extreme, mrk sangat gelisah dan
berteriak2 kr gejala ini tim jagawana melepaskan mrk shg mrk selamat.
Pada saat tjd gempa di Sumatera, Gajah2 di Phuket, Thailand Gelisah dan
menjerit. Menjelang dtgnya tsunami mrk melepaskan sendiri belenggu mrk dan
menggiring turis dan pawang mrk ke tempat yg aman, ombak Tsunami berhenti
hanya bb meter dari gajah2 itu berdiri. (TVRI, 03 Jan. '05 pkl 21.15 dan
Kompas, 01 Jan. '05 hal 1.)
Burung berterbangan. Seorang perwira TNI-AD Kodam I- Iskandar Muda selamat
dari Tsunami di Banda Aceh kr melihat burung berwarna putih sangat banyak
terbang ke daratan dari laut, ia memerintahkan staffnya u/ memutar arah
kembali padahal saat itu ia menuju pelabuhan.
Jika anda melihat ular, tikus, kecoa keluar secara tiba-tiba dari dalam got
sangat banyaknya, maka segeralah waspada, tjd sesuatu di bawah tanah. Jika
anda disekitar pegunungan dan melihat semua hewan berlari, maka segera juga
ikuti mereka, jgn takut mrk memakan, menerkam/menggigit anda, kr naluri mrk
saat itu hanya satu: selamatkan diri..... pertanda gunung akan meletus.