Hello mtb-rockers,
Sebetulnya ini ironis....olahraga mountainbike yang seharusnya buat badan sehat,
ternyata malah buat insomnia. Ya, beberapa member kita sudah terjangkit penyakit
ini.
Dari situs-situs di internet kita bisa mengetahui bahwa insomnia bukanlah
penyakit,
tapi merupakan perasaan lelah dan performa kerja yang rendah di siang hari yang
diakibatkan tidur yang tidak cukup. Gejala-gejalanya meliputi ketidakmampuan
untuk
tidur walaupun sudah lelah, atau tidur yang tidak nyenyak sehingga mengakibatkan
keletihan ketika bangun, ataupun bangun terlalu pagi.
Pencetusnya biasanya dimulai di toko sepeda, atau bisa juga disekretariat. Di
toko
sepeda seperti biasa banyak terdapat aksesoris MTB, dan barang baru selalu
datang.
Di sekretariat biasanya menjadi ajang untuk memamerkan aksesoris sepeda yang
baru
dan selalu menarik perhatian. Entah kenapa ada beberapa MTB er yang merasa
bahwa beberapa item memanggil-manggil untuk dimiliki.
Seperti yang dialami seorang rekan, yang merasa tube hutchinson octopus descente
di toko nya Hendi manggil-manggil dia terus. Harganya yang sebiji 275 ribu
menjadi
halangan untuk memilikinya. Hal ini membuat rekan tersebut susah tidur, bahkan
makan
tidak enak..hik..
Akhirnya, setelah mendapat sedikit rejeki nomplok -atau korupsi dulu ya? >:-(
akhirnya rekan tersebut sebulan kemudian tergopoh-gopoh kembali ke toko Hendi
untuk menyelamatkan ban tersebut, dan memasangnya di sepedanya. Ada yang
memergoki
nya sedang merenung sendirian memandang sepedanya yang mengkilat dengan ban DH
yang gemuk itu dengan pandangan penuh kasih.
Seorang rekan yang lain punya kisah yang mirip. Sebutlah namanya Badu. Tadinya
dia hanya mau membeli syok triple dnm dari Polan. Sebagai pengganti, Polan
memesan syok baru dari bogor dnm usd dengan travel 180 mm. Waktu syok sudah
datang, Badu ternyata menjadi jatuh naksir dengan syok usd ini. Tapi syok ini
perlu tambahan uang yang cukup banyak, untuk membeli hub thru axel dan rem disk
nya
sekalian. Inilah pencetus insomnia rekan ini. Malam itu dia berpikir keras, dan
menghitung kancing piyamanya..beli..ngga..beli..ngga..
Ahirnya keesokan harinya dia memutuskan untuk tidak jadi membeli shok usd yang
menuntut kelengkapan lain itu sehingga jatuhnya sekitar 3 juta lebih. Tapi di
sekretariat dia ingin menjajal syok usd itu di sepedanya. Seperti apa sih
kalo nempel di optimist?
Setelah syok tsb terpasang, airmata Badu hampir berlinang melihat kegagahan
sepedanya. Akhirnya jadilah syok tersebut dibeli dari Polan. Tapi aneh,
sepertinya
insomnia nya belum sembuh. barangkali karena dia harus mencari celah untuk
mempertanggungjawabkan pengeluaran tersebut kepada istrinya.
Ketika hari Minggu datang, semua orang mengelilingi sepedanya, kagum. Badu
tersenyum cerah, hilang semua kebingungan dan gundah gulana akibat dimarahi
istri...tidak percuma semuanya...
Waktu ada yang memprotes framenya yang optimist itu, dia bilang yang penting
optimistnya asli, bukan cina punya.
Bandung