Search the web
Sign In
New User? Sign Up
MMA_Indonesia · Milis Mixed Martial Arts Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Kejurnas Tarung Drajat 2009   Message List  
Reply | Forward Message #3875 of 4150 |
 
Jabar Juara Umum Kejurnas Tarung Derajat 2009
Minggu, 25 Januari 2009 , 18:47:00

BANDUNG, (PRLM).- Kontingen Jawa Barat berhasil mempertahankan Piala Presiden RI, setelah menjadi juara umum kejuaraan nasional Tarung Derajat 2009, di GOR Pajajaran, Bandung, Minggu (25/1).

Jabar mengumpulkan 5 emas, 1 perak, 1 perunggu. Posisi kedua ditempati Riau dengan 2 emas, 2 perak, 2 perunggu disusul Kalimantan Barat dengan 2 emas 1 perak, 3 perunggu.

Kelima emas Jabar disumbangkan Agus Firmansyah (tarung putra kelas 49,1 kg), Eka (64,1 kg), Tina Nengsih (tarung putri 46,1 kg), Mini Rohaeni (54,1 kg) serta nomor gerak tarung putra atas nama Imanda Dwi/Mochamad Zam Zam.

Piala Presiden RI diserahkan Ketua KONI Pusat Rita Subowo kepada Manajer Jabar, Yadi Sri Mulyadi sekaligus menutup kejurnas. Menurut Yadi, hasil tersebut telah sesuai dengan target Jabar, walaupun dari segi medali meleset dua emas.

Pada Kejurnas Tarung Derajat di Jakarta empat tahun lalu, Jabar menjadi juara umum dengan tujuh emas. Sementara, pada PON Kaltim Jabar menyabet empat emas. (A-126/das)***

 

Berita lainnya:

213 PETARUNG MENGIKUTI KEJURNAS TARUNG DERAJAT      
Wednesday, 21 January 2009 07:48

Bandung, (PR).-
Sebanyak 213 petarung dari 21 provinsi akan ambil bagian pada Kejuaraan Nasional Tarung Derajat "Piala Presiden II/2009", di GOR Pajajaran Bandung, 23-25 Januari.

Sang Guru Tarung Derajat, G.H. Achmad Dradjat (Aa Boxer), di Kawah Drajat, Antabaru Bandung, Selasa (20/1), mengungkapkan, untuk penyelenggaraan semuanya sudah siap. Rencananya pembukaan akan dilakukan Menegpora Adhyaksa Dault, sementara untuk penutupan akan dilakukan Ketua Umum KON/KOI Pusat Rita Subowo.

"Sampai saat ini, kami masih menunggu kepastian hadir tidaknya Presiden RI pada acara tersebut. Sebenarnya kejuaraan ini telah dicanangkan Pak SBY dua tahun lalu dan sudah menjadi kalender tetap kami," ujar Achmad.

Sang Guru mengaku telah mendapatkan dukungan besar dari Menegpora dan KONI Pusat. Selain itu, pihaknya pun sudah bersilaturahmi dengan Wagub Jabar untuk membahas kegiatan ini. "Mudah-mudahan ada tindakan nyata dari pihak-pihak terkait di Jabar untuk mendukung kegiatan ini," ujarnya.

Tentang dipilihnya Jabar sebagai tempat penyelenggara, Achmad mengungkapkan, tanpa mengecilkan arti daerah lain, ia mengaku belum puas dengan pembinaan tarung derajat di Jabar. Untuk itu, ia ingin menguatkan terlebih dahulu tarung derajat Jabar sebagai tanah kelahiran olah raga bela diri ini.

"Di samping itu, dengan adanya event ini di Bandung, para petarung daerah lain bisa mengenal perguruan pusat. Banyak dari mereka yang memang ingin tahu sehingga sekarang menjadi kesempatan tepat bagi mereka," ujarnya.

Terkait teknis penyelenggaraan, Sang Guru Muda, Badai Meganagara Drajat menuturkan ada sedikit perubahan, terutama untuk kelas-kelas yang akan dipertandingkan. Untuk tarung putra, ada tambahan dua kelas baru, dari sebelumnya hanya sembilan kelas. Sementara itu, untuk putri dari tiga menjadi empat kelas. Untuk seni gerak yaitu rangkaian gerak (ranger) beregu putri dan gerak tarung (getar) berpasangan putra tetap.

Inovasi lainnya yang coba dilakukan pada kejurnas kali ini adalah dengan adanya pembatasan usia peserta. Untuk tarung putra dibatasi antara usia 15 sampai 33 tahun, sementara tarung putri dan seni gerak berkisar antara 14 sampai 32 tahun. Mereka yang tampil juga minimal memiliki tingkatan kurata 5 dari sebelumnya kurata 4.

"Hal ini semata-mata untuk mengantispasi perubahan yang akan terjadi ke depan selain menambah daya saing di antara para petarung sendiri. Kami berharap dengan inovasi baru ini bisa lebih mengembangkan potensi-potensi tarung derajat di berbagai daerah di Tanah Air," ungkap Badai.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pertandingan, perguruan pusat juga menggelar penyegaran dan kaderisasi wasit selama dua hari mulai Selasa (20/1) kemarin. Menurut Badai, pihaknya berupaya terus meningkatkan kualitas wasit tarung derajat sehingga nantinya benar-benar siap menuju teknologi penilaian terbuka. "Kami juga terus memberikan kesempatan kaderisasi wasit untuk daerah-daerah. Dengan begitu, mereka benar-benar siap untuk memimpin pertandingan," ungkap Badai. (A-126)***

 


Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Rabu 21 Januari 2009



Wed Jan 28, 2009 5:30 am

nugrohoed@...
Send Email Send Email

Forward
Message #3875 of 4150 |
Expand Messages Author Sort by Date

http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=55356 Jabar Juara Umum Kejurnas Tarung Derajat 2009 Minggu, 25 Januari 2009 , 18:47:00 BANDUNG,...
Eko Drajat, Nugroho
nugrohoed@...
Send Email
Jan 28, 2009
5:30 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help